Kamis, 05 Maret 2015
Kamis, 26 Februari 2015
Senin, 23 Februari 2015
Sabtu, 21 Februari 2015
Melati yang hendak pupus
Dan
ketika
pala-kala
permaianan ini bisa saja berakhir
tapi entah kapan
sesak di nafas
sesak di dada
sesek dan sesak kesemuanya
keduanya meletup-letup di tengah siang
amarah di kala senja sudah tak semenjadi di kala dluhur
kaburlah paningal
robohlah kekuatan kepalan
seraklah suara rahwana
iya
ini hampir senja
ini hampir berakhir
ini hampir final
pilihan kehidupan
terusik akan derita fisik
segala karma tlah bermunculan
sgala sanjung tlah menghilang
prestasi tak ubahnya sebait puisi
tangis yang dulu terjadi
sebagian bermunculan
dan entahlah semoga semuanya kan baik saja.................................
Walank_K@dunk
ketika
pala-kala
permaianan ini bisa saja berakhir
tapi entah kapan
sesak di nafas
sesak di dada
sesek dan sesak kesemuanya
keduanya meletup-letup di tengah siang
amarah di kala senja sudah tak semenjadi di kala dluhur
kaburlah paningal
robohlah kekuatan kepalan
seraklah suara rahwana
iya
ini hampir senja
ini hampir berakhir
ini hampir final
pilihan kehidupan
terusik akan derita fisik
segala karma tlah bermunculan
sgala sanjung tlah menghilang
prestasi tak ubahnya sebait puisi
tangis yang dulu terjadi
sebagian bermunculan
dan entahlah semoga semuanya kan baik saja.................................
Walank_K@dunk
Selasa, 17 Februari 2015
NGELMU KYAI PETRUK
Kuncung ireng pancal putih
Swarga durung weruh
Neraka durung wanuh
Mung donya sing ku weruh
Urip aja duwe mungsuh
Ribang bumi ribang nyawa
Ana beja ana cilaka
Ana urip ana mati
Precil mijet wohing ranti
Seneng mesthi susah
Susah mesthi seneng
Aja seneng nek duwe
Ja susah nek ra duwe
Senenge saklentheng
susahe sarendheng
Susah jebule seneng
Seneng jebule susah
Ki Daruna Ni Daruni
Wis ya aku bali menyang Giri
Kyai Petruk ratu ning Merapi
Lho ratu kok kadi pak tani?
Sugih rung karuan seneng
Mlarat rung karuan susah
Susah ra iso disawang
Bisane mung dirasake dhewe
Eh..Kapiran eh..kapirun eh..
Sapi ora nuntun
Urip aja mung nenuwun
Yen sapimu masuk angin tambanana
Jamune ulekan lombok
Bawang uyah kecap
Njur wetenge wedhak ana ki parutan jahe
Urip kudu nyambut gawe
Ja sapenake dewek
Kabeh ana aturane
Ki Daruna Ni Daruni
Wis ya aku bali menyang Giri
Kyai Petruk ratu ning Merapi
Lho ratu kok kadi pak tani?
Pipi padha pipi
Bokong padha bokong
Pipi ngempong bokong
Ki dhapur sampurnaning wong
http://www.jogjahiphopfoundation.com/
Kamis, 29 Januari 2015
Usil
kala nafsumu membuncah
bersujudlah
bersyukurlah
bayang mata ini meronta
menelisik setiap helai kata
entah hati ini dalam fana
ataulah apa
semu
biar tertatih
walau penuh rintih
kenang-kenanglah daku
dalam wajah
dalam nama
ataulah apalagi
firmanmu terkuak
kalammu
sabdamu
W_K@dunk
Selasa, 27 Januari 2015
Produk Reformasi
Kami yang berdiri di pojok negeri jawi
kami yang berteduh di balik pulau Bali
yang bersorak di balik debur ombak Bunaken
kami yang menggigil di sepanjang kaki Jaya Wijaya
kami yang sedang masuk usia 25 ataukah kurang
kamilah produk reformasi yang sedikit melihat orde baru
kami sadar reformasi ini keji
kami malu dengan ego generasi
kami lihat banyak zona bagi-bagi
bagi duit bagi rezeki
bagi jabatan kejujuranpun dilelang
ini semua siapa kawan siapa lawan
produk reformasi
masa teknologi dicampur demokrasi
berskandal hak asasi
kami berlindung dibaliknya
kami takubahnya ekstrimis bengis
ketika mulut disumpal kedudukan
hati kecilpun tak terindahkan
reformasi ini tak jauh beda
hanya sekedar bualan
karena disalahgunakan
karena dikorbankan
perubahan hanyalah khudbah
tanggung jawab hanyalah dijidat
ini dunia fantasi kawan
dunia ini butuh robin hood
mendambakan superman, batman
atau apapun namanya
sang idealis tanpa kompromi
untuk menentang bobroknya dibalik reformasi
W_K@dunk
kami yang berteduh di balik pulau Bali
yang bersorak di balik debur ombak Bunaken
kami yang menggigil di sepanjang kaki Jaya Wijaya
kami yang sedang masuk usia 25 ataukah kurang
kamilah produk reformasi yang sedikit melihat orde baru
kami sadar reformasi ini keji
kami malu dengan ego generasi
kami lihat banyak zona bagi-bagi
bagi duit bagi rezeki
bagi jabatan kejujuranpun dilelang
ini semua siapa kawan siapa lawan
produk reformasi
masa teknologi dicampur demokrasi
berskandal hak asasi
kami berlindung dibaliknya
kami takubahnya ekstrimis bengis
ketika mulut disumpal kedudukan
hati kecilpun tak terindahkan
reformasi ini tak jauh beda
hanya sekedar bualan
karena disalahgunakan
karena dikorbankan
perubahan hanyalah khudbah
tanggung jawab hanyalah dijidat
ini dunia fantasi kawan
dunia ini butuh robin hood
mendambakan superman, batman
atau apapun namanya
sang idealis tanpa kompromi
untuk menentang bobroknya dibalik reformasi
W_K@dunk
Jumat, 23 Januari 2015
Tulisan tanpa tujuan
Kosong
kesemuanya tak ubahnya hampa
bias
dan biasa saja
aku ta biasa bersua
kiranya aku hanya seonggok daging yang jika saatnya akan binasa
asa
pupus
layu
lemah
dan lemas
kidung
murung
muring
jarang-jarang sumringah
yang ada resah belaka
Walank_K@dunk
kesemuanya tak ubahnya hampa
bias
dan biasa saja
aku ta biasa bersua
kiranya aku hanya seonggok daging yang jika saatnya akan binasa
asa
pupus
layu
lemah
dan lemas
kidung
murung
muring
jarang-jarang sumringah
yang ada resah belaka
Walank_K@dunk
Selasa, 20 Januari 2015
Sabtu, 10 Januari 2015
Dongeng Tentang Nuswantara
Tertulis dongeng
Terulas kisah mitologi mengkorosi demokrasi menjadi Demo Crazy
meluluhlantakkan tatanan sosial
Memporandakkan pondasi mental
Lirik ini tertulis begitu saja
meski ringan dan tak berbobot
Kami ingin teriak saja jikalau rakyat bukan robot
Syair ini murahan
Namun bukan dicipta untuk pesolek kata
Kepada Bapak Presiden kami mentelepati
Kepada menteri pendidikan, kepada pengolah kesehatan, KPK dan sabagainya
Bolehlah dijamak menjadi pemangku kepentingan
Kami tulis saja sesuka
Bahasa tukang koran
Bahasa pesakitan pula juga boleh
Apapun itu kami mewakili kaum korahan saja
.......................................
.......................................
Entahlah,
Siapakah
Kapankah
Bagaimanakah
Kisah ini akan berlanjut
To Be Continued

























