CATATAN KECIL YANG INGIN DIBAGIKAN KEPADA SESAMA

Blogroll

Senin, 19 Mei 2014

Contoh Surat Lamaran dan Curikulum Vitae

Kawan mungkin bingung menulis lamaran kerja, misalkan yang ingin mengajukan diri sebagai tenaga honorer sekolah. Atau mungkin sedang butuh contoh Lamaran pekerjaan secara umum,..... ini ada sedikit contoh





( Lamaran berikut Curikulum Vitae ) mohon maaf jika ada kesalahan kata..... jangan lupa surat lamaran pekerjaan sebaiknya ditulis tangan "saran Bapak A" waktu saya sedang SMA ........................... DOWNLOAD DISINI
Share:

Kreteg Ngunengan

Kreteg Ngunengan 


[0:30.00]mbiyen naliko arep lungo 
[0:37.00]kekep tak rengkuh ono dodo 
[0:45.00]tangis tak aras kebak roso 
[0:52.00]kowe kondo yen bakal setio 
[0:58.00] 
[1:01.00]eng sabrang lor kretek ngunengan 
[1:07.00]abot rasane wong pepisahan 
[1:16.00] 
[1:30.00]kocap lagi setahun kerjo 
[1:37.00]aku ketemu konco deso 
[1:44.00]kondo ojo banet nelongso 
[1:52.00]jare kwe wes keno goda 
[1:58.00]aku menyat banjur bali menyang ndeso 
[2:06.00]kaget ati semu ora percoyo 
[2:14.00]tekan omah ulem wes ono mejo 
[2:21.00]sesok esok sliramu ponokromo 
[2:28.00] 
[3:58.00][3:29.00][2:29.00]oh o rani jebul kowe ngapusi 
[4:05.00][3:36.00][2:36.00]oh atiku loro kino wong mati 
[4:12.00][3:43.00][2:43.00]oh o rani jebul kowe mblenjani 
[4:20.00][3:51.00][2:51.00]oh atiku loro kino wong mati

( download lagunya disini )
Share:

Minggu, 18 Mei 2014

NARKOBA


Tentang NARKOBA jangan sekali-kali mendekat ya....... mau tahu resikonya silahkan download ( disini )
Share:

INDONESIA DIPERJUANGKAN INDONESIA PATUT DIPERHITUNGKAN


Tulisan lama yang sempat secara taksengaja ayas ingat

Dari zaman dahulu kala Indonesia terkenal dengan warganya yang senantiasa memiliki nilai lebih dalam bertata krama. hal ini terlihat dan tercermin dalam tata bahasanya dan tutur kata serta perilakunya terhadap warga lain yang berlainan budaya, keyakinan, maupun berlainan kebangsaan ( warga negara asing ). Demikianlah sudah bertahun – tahun kondisi kebersamaan dalam keberagaman ini begitu kokohnya dilekatkan oleh pemersatu bangsa yakni Pancasila, selama beratus – ratus tahun pula   nilai luhur budaya ketimuran mengalami pengkristalan dan terbukti mampu menjawab segala tantangan zaman. Masyarakat Indonesia dengan bermacam – macam suku, budaya, agama dan dan adatnya telah sekian lama dapat hidup berdampingan tanpa memandang perbedaan sebagai sebuah penghalang, justru masyarakat kita merasa bahwa perbedaan adalah kekayaan yang semakin menambah khasana budaya kita sebagai bangsa Indonesia.
            Namun selama lima belas tahun terakhir ini seolah ada pihak – pihak yang dengan sengaja mengocok ketenangan berbangsa dan bernegara kita. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya kasus yang mengatasnamakan Agama dan Budaya, Konflik Poso, Konflik Sampit, Konflik SARA di bagian Indonesia timur, konflik Ahmadiyah yang baru – baru ini muncul dan masih banyak lagi kasus yang tentunya hal telah menciderai jati diri kita sebagai bangsa yang cinta damai, dan berbudi luhur. Dengan adanya masalah – masalah tersebut munculah persepsi yang kurang menguntungkan dan mengenakkan jika kita dengar dan renungkan. Coba bayangkan betapa banyak sekarang warga negara asing yang mulai enggan berkunjung ke Indonesia, dalam beak mereka Indonesia adalah sarang teroris, tempat yang sangat tidak aman buat warga negara asing, bahkan lebih parah lagi ada sebagian negara yang jelas – jelas telah menetapkan peraturan yang melarang setiap warga negaranya untuk berkunjung ke Indonesia. Sungguh betapa rendahnya martabat kita sebagai bangsa Indonesia di mata negara lain.
            Namun dibalik Realita yang pahit itu kita tidak perlu berkecil hati karena tentunya masih banyak para patriot tanah air yang dengan susah payah membangun citra bangsa Indonesia di mata dunia. Para pelajar di luar negeri dengan kapasitasnya sudah barang tentu telah berusaha memperkenalkan kepada dunia luar bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang beradab. Seorang pengelola lokasi wisata dan para seniman dapat pula memperjuangkan perbaikan nama Indonesia di mata dunia sesuai dengan karya dan kapasitasnya. Tidak terkecuali kita sebagai insan ilmu pengetahuan, petani, pedagang, eksekutif, pejabat, dan sebagainya masing – masing punya kemampuan untuk mengembalikan dan citra kita di mata bangsa – bangsa dunia. Bahkan kita harus memberikan salut karena begitu banyak orang yang berkewarganegaraan asing dengan gigihnya memperjuangkan nama baik bangsa Indonesia di mata dunia, sebut saja kelompok pihak pengelola sekolah setaraf SMA di Australia yang dengan bangga menetapkan Budaya Indonesia ke dalam kurikulum di sekolahnya adapun yang mereka pelajari adalah segala sesuatu tentang budaya Indonesia meliputi bahasa, alat musik, pakaian adat, falsafah dan segala sesuatu tentang Indonesia itu sendiri. Contoh yang sama dapat kita lihat dengan jelas sosok seorang pesepak bola nasional berkewarganegaraan asing yang baru – baru ini namanya telah melejit,  karena cintanya kepada Indonesia ia telah berjuang mengharumkan nama Indonesia di mata dunia lewat keterampilannya yakni bermain bola, bahkan yang bersangkutan juga membuktikan niatnya untuk mewujudkan keinginannya menjadi warga negara Indonesia. Tentunya kita sebagai warga negara Indonesia tak boleh kalah dengan mereka, bahkan kita harus lebih berusaha membuktikan dengan langkah nyata bahwa Indonesia adalah milik kita, Indonesia adalah kebanggaan kita Indonesia adalah bangsa yang beradab dengan falsafahnya Pancasila  Then SAVE OUR BHINEKA TUNGGAL IKA……………… 16/03/2011 By Utjil_Ketjil dari Malang )

Share:

Video Gila

Share:

Kamis, 06 Februari 2014

2014


Share:

Rabu, 05 Februari 2014

PENGHUJUNG

Terdengar letupan Sinabung yang kian menggelegar
Sekiranya sang tirta sedang berfoya di Jakarta raya
iapun terlihat bergembira di seputaran pantura
Setidaknya 23 gunung Indonesia meraung-meraung
Marapi menari-nari
Bromo seakan pak tua yang sedikit sembrono
Kelud hendak berkalang kabut
Gunung agung sedikit mendengkur
Anak Krakatau mungkin hendak berguling-guling
Ada apa ini?
Alam menangis sejadi-jadinya
Belum lagi Tangisan rintik hujan yang senantiasa merengek di seputaran Malang, Situbondo, Mojokerto, Sidoarjo
Gelontor longsor menyapu Jombang
Apakah memang Tuhan telah murka
Ataukah manusia saja telah lupa
Mungkin saja gunung-gunungi tu malu atas tingkah kita yang tak karuan arah
Mungkin pula lautan telah bosan melihat tingkah parah pemimpin kita
Bisa saja air bah sudah taktahan menahan amarah bahasa rakyat yang terlalu berpolah
Entahlah
Hanya mampu bertanya
Hanya jadi teka teki saja
Berdoa
Berharap
Bermunajat
Semoga ini pengingat
Bertobat
Tinggalkan maksiat
Ahad
Ahad
Ahad
Ahad
Walam Yakullahuu Kufuwan Ahad


(W@lank_Kadunk)

Share:

Jumat, 19 Juli 2013

CATATAN KAKI




Kaki melangkah tanpa arah

Gerak merentang tak tentu terang

Kemanakah aku nanti

Kapankah kuberhenti berlari

Menanam harap menabur pilu

Menulis tangis menahan syahdu

Tawaku hayalanku

Senyumku kebohongan terbesarku

Bimbang 

Gelombang

Renang meki akhirnyaTenggelam

Nafasku meronta

Jiwaku mengaung

Gaung

Bingung 

Terseok mengharap lindung

Kurindukan tanganmu

Kunanti dekapanmu

Kurasa tlah terlalu lama dalam kandang domba

Terjerembab fana

Pantaskah kulafalkan pujian

Kala diriku kotor

Sadarku sedang tak terkatrol.


Utjil_Malang

Share:

Kamis, 18 Juli 2013

Aku

Terombang ambing aku dalam angan
Sedari ku tertidur lelap
Sembari melamun kukenang kejayaanmu kawan
Patriot yang tak kan sirna dan padam
Berotot dan Berotak
Berpikir dan Bertindak
Berucap sekaligus bersemangat

Berandai-andai kuikuti langkahmu
Tuju setiap emas yang kau dapat
Rengkuh setiap hasrat yang kau dapat

Akupun mulai sekarat
Ketika kesemuanya bukanlah apa
angan-angan itu tampaknya pudar
buah itu nampak tak lagi segar|

layu
perlaham nulai mati
kering
akhirnya hilang diterpa angin
remuk di telan bumi

Kuharap aku bangun dari lamunan itu
secepatnya kuusap peluhku
Kucoba tersenyum meski kutahu jalanku berliku-liku
Sembari cepat-cepat ku menghadapmu
Robbi,..........







Share:

Kalender Pendidikan 2013/2014

Share:

Sabtu, 13 Juli 2013

Gak Ada Judul

Ketika lelah memaksamu berhenti berjalan
maka berhentilah melangkah sejenak tarik nafas
angkatlah kaki ke belakang lalu ayunkan kembali
Laluilah aral yang telah menantimu di depan

Usah kau hiraukan bagaimana akhir kisah ini
Kesemuanya tlah tertulis dalam kertas
Bila nantinya kisah ini berakhir bahagia paling tidak ini adalah bagian dari jalan hidup kita
Dan bilamana berakhir duka setidaknya kita pernah berusaha

Kenanglah setiap usil yang kau terima
Lontaran kecaman dan kotoran yang muncrat penuhi muka
Kesemuanya akan berimbas pada apa yang telah sedang dan akan kita lakukan

Kenang-kenanglah apa yang tak pernah kujanjikan, bila memang aku penuh dengan keterbatasan
Semampunya kan kucoba tuk bertahan

Meski dihantam dera dan perihnya cambuk sekitar

Walank_K@dunk
Share:

PPDB SDN Jerukwangi

 

Blogger news

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Blog Archive

Pages

Pages - Menu

Pages